Contact Person : 0812 1404 5463 | 0815 5534 5795 | PIN : 5D625D55

image
image
image
image
image
image
image

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah Desain Penataan dan Pembuatan Taman Landscape Terbaik

Taman Minimalis

image

Koleksi Desain Konsep Taman Minimalis dengan keartistikan tanaman bonsai yang unik

read more

Waterwall Batu Alam

image

Desain waterwall dengan konsep gemercik suara air sebagai terapi yang menenangkan

read more

Kolam Ikan Minimalis

image

Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet.

read more

Minggu, 08 Mei 2016

Cara Merawat Bunga Tulip

Tukang Taman Jogja Jawa Tengah

Bunga tulip adalah tanaman hias bunga yang perlu teknik khusus dalam perawatan, Karena bunga ini harus tumbuh pada suhu yang relative rendah. Bunga Tulip ini agak susah dalam perawatannya namun jika tahu teknik-tekniknya sebenernya tidak begitu susah. Berikut adalah cara merawat bunga tulip.

Tukang Taman Jogja Cara Merawat Bunga Tulip
Bunga Tulip tidak bisa hidup di alam terbuka wilayah tropis karena memerlukan suhu rendah di musim dingin untuk dapat tumbuh. Tulip dapat dipaksa untuk berbunga lebih cepat dari normal jika diletakkan di tempat yang suhunya diatur menjadi lebih tinggi.

Anda juga dapat menyimak artikel kami tentang Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Bunga Tulip dapat ditanam dengan dua cara, menggunakan umbi atau biji. Tulip yang ditanam dari umbi membutuhkan waktu setahun untuk dapat menghasilkan bunga yang cukup besarnya, sedangkan tanaman yang ditanam dari biji membutuhkan waktu antara 5-7 tahun agar dapat berbunga.

Bunga yang telah selesai mekar harus dipotong untuk mendapatkan umbi.


Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Menurut hasil penelitian yang berlaku hanya untuk bunga Tulip, jika sewaktu bunga belum mekar bagian bawah kuncup bunga ditusuk hingga tembus dengan jarum (misalnya jarum jahit), gas etilen akan diproduksi oleh bunga yang terluka sehingga masa mekar bunga menjadi lebih panjang. Perlakuan yang sama jika dilakukan terhadap bunga yang sudah mekar menyebabkan masa mekar malah menjadi lebih singkat.

Demikian penjelasan singkat tentang perawatan bunga tulip yang baik. Semoga bermanfaat.
Share:

Senin, 11 April 2016

Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah

Hadir di kota besar sebagai Tukang Taman Semarang, Tukang Taman Solo.
Menanam cabe di dalam pot sebenarnya sangatlah mudah dan bisa dilakukan siapa saja bahkan oleh para ibu rumah tangga. Dengan menanamnya  sendiri di rumah, para ibu bisa menghemat pengeluaran belanja mereka terutama saat harga cabe melambung tinggi di pasaran. Apalagi cabe yang akan mereka tanam adalah cabe organik yang bebas dari pestisida pabrikan, tentunya lebih sehat dan terjamin kualitasnya.

Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Kenapa harus di dalam pot? Karena ini adalah skala rumah tangga yang ditanam di sekitar rumah atau taman minimalis.  Sehingga orang-orang yang tidak memiliki lahan yang luas pun dapat ikut menanam. Apalagi bila para ibu rumah tangga yang akan menanamnya, pot akan memudahkan mereka melakukannya.

Tanaman cabe sendiri biasanya ditanam di daerah dataran rendah yang memiliki suhu dan kelembab sedang, namun karena ini hanya skala rumah tangga bukan skala industri maka semua daerah bisa ikut menanamnya. Meskipun hasil panen mungkin saja berbeda, baik dari kualitas maupun kuantitas. Namun sekali lagi karena ini hanya skala rumah tangga maka hal tersebut tidak menjadi masalah yang terpenting cabe tetap bisa dikonsumsi.

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah

Tahap persiapan
 Menanam cabe di dalam pot dimulai dengan menyiapkan benih cabe itu sendiri, benih bisa didapatkan dari buah cabe yang berkualitas baik lalu ambil bijinya. Selanjutnya siapkan pot yang telah diisi oleh tanah dan siram sedikit air agar basah. Taburkan seluruh biji cabe tadi ke dalam pot dan tunggu sampai tanaman cabe muncul. Selama proses penyemaian, jaga agar kondisi tanah tetap lembab dengan menyemprotkan sedikit air.

Menanam cabe di dalam pot
Penyemaian dilakukan dalam pot kecil (polybag).
Setelah cabai besar bisa dipindah ke pot lebih besar.

Setelah kurang lebih 15 hari, tanaman cabe yang telah memiliki 4 helai daun siap untuk dipindahkan ke dalam pot lainnya. Siapkan pot yang akan digunakan, masukkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik cair, kemudian pindahkan tanaman cabe ke pot tersebut.

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Tahap perawatan

Merawat tanaman cabe sangatlah mudah, cukup dengan melakukan penyiraman dan pemupukan. Lakukan penyiraman pada sore hari dengan sedikit air saja dan lakukan pemupukan setiap satu minggu dengan pupuk kompos atau pupuk organik cair.

Tahap panen

Panen bisa dilakukan setelah kira-kira tiga bulan setelah cabe dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Untuk selanjutnya panen bisa dilakukan satu minggu sekali atau tergantung dari perawatan tanaman itu sendiri.

Mudah bukan? Ayo anda bisa mencobanya Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik untuk lingkungan yang lebih baik. Let's Go Green!
Share:

Senin, 28 Maret 2016

Cara Membuat Pestisida Organik Sendiri Di Rumah

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah

Membuat pestisida organik ternyata tidaklah terlalu sulit bahkan bisa dilakukan di rumah dengan peralatan yang sangat sederhana dan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Sehingga siapa pun bisa ikut membuatnya, apalagi untuk para penghobi tanaman skala rumahan pestisida organik ini sangat cocok dan tentu saja aman baik bagi kesehatan maupun untuk lingkungan.

Cara Membuat Pestisida Organik Sendiri Di Rumah

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Perlu diketahui bahwa penggunaan pestisida non organik sudah sampai pada taraf membahayakan, sehingga perlu ada kesadaran untuk kembali memgunakan pestisida organik. Terlebih lagi untuk tanaman-tenaman yang ditanam di sekitar lingkungan rumah, penggunaan pestisida organik merupakan suatu hal yang wajib. Sehingga buah atau pun sayuran yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan tidak menimbulkan efek yang negatif bagi kesehatan. Bukankan maksud kita menanam sendiri buah dan sayuran tersebut karena menginginkan kualitas yang baik? Lalu apa bedanya bila tanaman tersebut tetap menggunakan pestisida non organik.

anda juga dapat mengikuti artikel kami tentang Cara Menanam Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Langkah pertama membuat pestisida organik dimulai dengan menyiapkan seluruh bahan-bahan yang diperlukan. Siapkan air bersih sebanyak dua liter, bratawali sebanyak ¼ kg, lengkuas ¼ kg lengkuas dan satu buah lidah buaya yang sudah cukup tua. Lalu siapkan wadah, alat untuk menumbuk dan beberapa buah botol air mineral ukuran 2 liter.

Kemudian langkah kedua adalah mencampurkan seluruh bahan kecuali air ke dalam wadah untuk ditumbuk sampai benar-benar halus, jangan lupa untuk lidah buaya hanya diambil dagingnya saja.  Setelah semuanya halus masukkan air ke dalamnya dan aduk hingga benar-benar tercampur rata. Lalu masukkan ke dalam beberapa botol air mineral yang sudah disiapkan, tutup rapat dan biarkan selama kurang lebih 5 hari untuk proses fermentasi.

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Langkah ketiga dan merupakan langkah terakhir adalah menyaring bahan-bahan yang sudah difertasikan tadi untuk mendapatkan airnya saja. Saring dengan saringan halus dan pindahkan ke dalam botol atau wadah yang lain. Pestisida organik sudah siap untuk digunakan.

Dalam penggunaannya, pestisida organik tersebut harus terlebih dahulu diencerkan dengan air bersih sebelum digunakan, dengan takaran kurang lebih 200 ml pestisida organik diencerkan dengan 8 liter air bersih. Satu lagi, gunakan pestisida organik ini hanya apabila hawa sudah menyerang tanaman, bila belum ada hanya jangan pernah menggunakannya pada tanaman. Selamat mencoba membuat pestisida organik sendiri di rumah.
Share:

Jumat, 18 Maret 2016

3 Tanaman Hias Bunga yang dijadikan Bunga Nasional

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah

Ada 3 jenis tanaman hias bunga yang dijadikan sebagai simbol negara Indonesia atau Puspa. Beberapa Bunga Nasional Indonesia adalah 3 jenis bunga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dengan tujuan mampu mewakili karakteristik bangsa dan negara Indonesia.

Adapun ketiga bunga nasional Indonesia tersebut adalah bunga melati (Jasminum sambac) yang ditetapkan sebagai puspa bangsa, bunga anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) yang sudah ditetapkan sebagai puspa pesona, dan padma raksasa atau bunga bangkai (Rafflesia arnoldi) sebagai puspa langka.

Ketiga bunga nasional Indonesia (puspa) selengkapnya adalah sebagai berikut:
Bunga Melati Putih (Jasminum sambac), Puspa Bangsa.

Bunga Melati Putih sebagai Puspa Bangsa
Bunga melati (Jasminum sambac) atau disebut juga melati putih merupakan salah satu spesies melati yang berasal dari Asia Selatan. Tanaman perdu ini tersebar mulai dari daerah Hindustan, Indochina, Malaysia, hingga ke Indonesia. Bunga melati putih ditetapkan sebagai puspa bangsa, satu diantara tiga bunga nasional Indonesia.

Bunga Melati (Jasminum sambac) merupakan tanaman perdu, berbatang tegak merayap, hidup menahun. Melati tumbuh baik di iklim panas tropik, kondisi tanah ringan, porus, berpasir sampai agak liat. Bunga melati berukuran kecil, umumnya berwarna putih, petala (mahkota bunga) selapis atau bertumpuk. Daun bentuk membulat.
Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Ada sekitar 200 jenis melati yang sudah teridentifikasi, tetapi hanya 8-9 jenis yang umum dibudidayakan. Di Indonesia ada banyak nama lokal yang diberikan kepada bunga melati seperti, menuh (bali), Meulu Cina, Meulu Cut (Aceh), Malete (Madura), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), dan Mundu (Bima, Sumbawa).

Melati mempunyai  bentuk mahkota yang sederhana. Melati memiliki bunga berwarna putih suci. Melati memiliki aroma yang lembut menenangkan. Melati tidak membutuhkan pemeliharaan yang rumit. Harga melati yang merakyat (relatif murah). Dari semua kelebihan melati itu, tidak berlebihan jika kemudian melati ditetapkan sebagai bunga bangsa, salah satu dari 3 bunga nasional Indonesia.

Klasifikasi ilmiah melati adalah sebagai berikut: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Lamiales; Famili: Oleaceae; Genus: Jasminum; Spesies: Jasminum sambac. Sinonim: Nyctanthes sambac.

Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis), Puspa Pesona.

Anggrek Bulan sebagai Puspa Pesona
Bunga anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) ditetapkan sebagai puspa pesona, salah satu dari tiga puspa nasional Indonesia. Bunga anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan salah satu jenis anggrek (Orchidaceae) yang mempunyai ciri khas kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih.

Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) tumbuh liar dan tersebar luas mulai dari Indonesia, Indonesia, Papua, Filipina, Malaysia hingga ke Australia. Anggrek bulan hidup secara epifit yaitu menempel pada batang atau cabang pohon inang. Secara liar anggrek bulan mampu tumbuh hingga pada ketinggian 600 meter dpl. Perawatan bunga Anggrek relatif mudah.

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Keelokan anggrek bulan ini yang kemudian mempesona semua pihak. Keelokannya yang mempesona  menjadi dasar pertimbangan sehingga anggrek bulanpun ditetapkan sebagai puspa (bunga) pesona menyandingi puspa bangsa dan puspa langka.

Bagi Anda yang tertarik Budidaya Tanaman Bunga Anggrek bisa di klik.

Klasifikasi ilmiah anggrek bulan adalah sebagai berikut: Karajan: Plantae; (tanpatingkat) Monocots; Ordo: Asparagales; Familia: Orchidaceae; Subsuku: Epidendroideae; Genus: Phalaenopsis; Spesies: Phalaenopsis amabilis.

Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi), Puspa Langka.

Bunga Bangkai (Rafflesia arnoldi) sebagai Puspa Langka
Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi) ditetapkan menjadi puspa langka melengkapi Melati Putih (puspa bangsa) dan Anggrek Bulan (puspa pesona). Selain menjadi salah satu dari bunga nasional, Rafflesia arnoldii juga menjadi flora identitas provinsi Bengkulu.

Rafflesia arnoldii atau padma raksasa yang merupakan tanaman endemik Sumatera merupakan satu dari sekitar 30-an jenis Rafflesia yang ditemukan di Asia Tenggara, mulai dari semenanjung Malaya, Kalimantan, Stmatra, dan Filipina.

Dinamakan padma raksasa lantaran ukuran bunganya yang mampu mencapai diameter 100 cm dengan berat 10 kg. Tumbuhan yang ditetapkan sebagai puspa langka ini tidak memiliki batang, daun, maupun akar yang sebenarnya. Tumbuhan ini hidup secara endoparasit pada tumbuhan inangnya. Satu-satunya bagian tumbuhan Rafflesia yang dapat dilihat di luar tumbuhan inangnya adalah bunga bermahkota lima.

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Sampai saat ini Rafflesia arnoldii tidak pernah berhasil dikembangbiakkan di luar habitat aslinya dan apabila akar atau pohon inangnya mati, Raflesia akan ikut mati. Oleh karena itu Raflesia membutuhkan habitat hutan primer untuk dapat bertahan hidup. Mungkin lantaran hal ini yang kemudian menjadi dasar pertimbangan sehingga padma raksasa ditetapkan sebagai puspa langka Indonesia. Bersama melati putih (puspa bangsa) dan anggrek bulan (puspa pesona), Rafflesia arnoldii menjadi bunga nasional Indonesia.

Patma raksasa sering disamakan dengan bunga bangkai (Amorphpophallus titanium). Padahal keduanya adalah bunga yang berbeda. Silahkan membaca perbedaannya di artikel Perbedaan Rafflesia Arnoldii dan Bunga Bangkai.

Jasa Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Klasifikasi ilmiah padma raksasa adalah sebagai berikut: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Malpighiales; Famili: Rafflesiaceae; Genus: Rafflesia; Spesies: Rafflesia arnoldi

Ketiga bunga kebanggan Indonesia ini diharapkan mampu mewakili karakteristik bangsa dan negara Indonesia. Karena itu ketiganya kemudian ditetapkan sebagai bunga (puspa) nasional Indonesia. Itulah ke-3 tanaman hias bunga yang ditetapkan sebagai bunga bangsa atau simbol negara.
Share:

Minggu, 21 Februari 2016

Menanam Bunga Melati Di Pekarangan Rumah

Tukang Taman Jogja Jawa Tengah
Hadir di kota semarang, kali anyar, Wonosobo, tukang taman Jogja Jawa Tengah | tukang taman Semarang | tukang taman Wonosobo | tukang taman Magelang | tukang taman Surakarta| tukang taman Boyolali| tukang taman Banjarnegara | Konsep Taman Kering


Menanam bunga melati memang belum terlalu memasyarakat di Indonesia. Tanaman ini masih kalah populer bila dibandingkan dengan tanaman hias lainnya, seperti mawar dan kamboja jepang. Padahal tanaman hias bunga ini tidak kalah indah bila dijadikan tanaman penghias rumah apalagi baunya yang sangat wangi bisa dijadikan alternatif pewangi ruangan alami.

Menanam Bunga Melati Di Pekarangan Rumah

Bunga melati sendiri memiliki berbagai manfaat, seperti campuran teh atau bahan baku dalam pembuatan parfum. Pada intinya bunga ini sangat bermanfaat dan yang terpenting bunga melati sangat mudah untuk ditanam. Para ibu rumah tangga yang hobi berkebun bisa mencoba untuk menanam tanaman yang satu ini.

Mulai menanam

Menurut kami Tukang Taman Jogja Jawa Tengah, Melati bisa ditanam dengan cara stek, carilah tanaman melati yang sudah tua kemudian potong batangnya sekitar 12 cm. Selanjutnya siapkan polybag ukuran sedang yang sudah diisi dengan tanah, tancapkan batang tadi ke dalam polybag yang tadi sudah disiapkan. Letakkan polybag tersebut di tempat yang terkena sinar matahari dan lakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan sore hari.

Setelah batang stek tadi berumur sekitar dua bulan, pindahkan ke lahan yang lebih luas. Perlu diingat bahwa tanaman bunga melati merupakan jenis tanaman yang merambat sehingga membutuhkan lahan yang cukup luas. Lakukan penyiraman secara teratur sehari sekali dan lakukan pemupukan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang sebulan sekali. Lalu lakukan penyiangan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman melati agar zat-zat yang diperlukan tanaman ini tidak diserap oleh gulma.

Mulai muncul bunga

Menurut kami Tukang Taman Jogja Jawa Tengah, Bila tanaman melati dirawat dengan baik maka saat tanaman berumur sekitar 8 bulan sudah mulai mengeluarkan bunga. Namun, bila melati dirawat dengan asal-asalan tanaman ini baru akan mengeluarkan bunga pada umur sekitar satu tahunan. Bunga melati bisa dipetik saat masih kuncup atau saat sudah mekar, wangi melati akan lebih maksimal bila bunga sudah mekar. Tanaman melati akan terus-terusan berbunga hingga sekitar 3 bulan lamanya meski jumlahnya akan semakin menurun.

Silahkan untuk mencoba menanam melati di sekitar lingkungan rumah, siapa tahu bisa dikembangkan menjadi sebuah industri yang menguntungkan karena saat ini kebutuhan melati sangat besar dan para petani belum dapat mencukupinya.
Share:

Jumat, 12 Februari 2016

Panduan Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Tukang Taman Jogja Jawa Tengah - 

hadir juga sebagai Tukang Taman Semarang.
Meskipun buah tomat bisa dengan mudah didapatkan, namun tidak ada salahnya untuk menanamnya sendiri di dalam pot. Menanam tomat di dalam pot bisa menjadi hobi yang cukup mengasyikan sekaligus bermanfaat. Tanaman buah ini tidak hanya diambil buahnya saja tapi bisa juga dijadikan tanaman penghias halaman rumah.

Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Menurut kami Tukang Taman Jogja jawa Tengah. Tanaman tomat sendiri bisa tumbuh dengan maksimal bila ditanam di daerah dataran tinggi yang memilki hawa sejuk. Namun bila untuk sekedar hobi, tanaman ini bisa ditanam di hampir seluruh daerah di Indonesia meskipun hasilnya akan berbeda-beda.  Yang terpenting adalah bagaimana perawatan tanaman ini.

Pembibitan

Tukang Taman Jogja jawa Tengah, Menanam tomat dimulai dari pembibitan, bibit bisa didapatkan dari biji buah tomat yang bisa dibeli di pasar. Pilihlah buah tomat yang bagus sehingga nantinya tanaman yang didapatkan juga akan bagus. Selanjutnya siapkan tanah dan campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, masukkan tanah tadi ke dalam polybag ukuran kecil. Biji-biji yang tadi sudah disiapkan, bisa langsung disebar ke dalam polybag.  Setelah biji-biji tersebut tumbuh dan berumur sekitar dua minggu maka tanaman tomat siap untuk dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin.

Selanjutnya siapkan tanah dan campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, biarkan selama satu minggu. Lalu siapkan pot yang akan digunakan untuk menanam tomat, masukkan tanah yang telah didiamkan selama satu minggu tersebut ke dalamnya. Pindahkan tomat dari polybag ke pot yang tadi sudah disiapkan, setelah itu beri tongkat dari bambu untuk tempat menempel tanaman tomat.

Perawatan

Tukang Taman Jogja jawa Tengah, Tanaman tomat cukup disiram satu kali sehari saja dan berikan pupuk organik cair atau pupuk kompos dua minggu sekali dengan takaran yang tidak terlalu banyak. Perbanyak tongkat-tongkat untuk tempat menempel tanaman tomat bila diperlukan dan rajin-rajinlah menyiangi gulma yang tumbuh disekitar tanaman. Gunakan pestisida organik dalam menghalau penyakit yang datang.

Panen

Tukang Taman Jogja jawa Tengah, Tanaman tomat merupakan tanaman yang cukup pendek masa panennya. Tomat bisa dipanen setelah kurang lebih tiga bulan masa penananam. Hasil penan tergantung perawatan tanaman tomat itu sendiri.

Silahkan untuk mempercantik halaman anda dengan menanam tomat di dalam pot. Perlu diketahui bahwa batang dan daun tomat mengandung racun yang berbahaya bagi manusia, cucilah tangan anda sehabis merawat tanaman ini.
Share:

Sabtu, 17 Januari 2015

Tips Dalam Membuat Taman Vertikal pada Rumah Minimalis

Tips Dalam Membuat Taman Vertikal | Kehadiran taman vertikal saat ini tidak hanya di lahan sempit atau taman minimalis saja. Banyak yang kemudian membuat kombinasi dengan taman vertikal ini untuk menampilkan pemandangan yang elok dan cantik. Pada kesempatan lalu telah kami tulis cara membuat taman vertikal. Dan kali ini kami akan berikan tips sebelum membuat taman vertikal di lahan minimalis.

Taman vertikal atau biasa disebut vertical garden atau greenwall merupakan taman yang dibuat tegal lurus atau vertikal. Taman ini biasa menempel di dinding, namun saat ini tidak terbatas itu saja. Taman vertikal bisa digunakan sebagai pagar, atau diatap gedung bahkan di dalam ruangan. Pembuatan taman vertikal pada rumah minimalis merupakan solusi bagi menginginkan hadirnya sebuah taman meski di lahan yang sempit. Berikut hal hal yang perlu diperhatikan dalam membuat taman vertikal.

Tips Sebelum Membuat Taman Vertikal

Media Tanam

Gunakan media tanam yang ringan. Hal ini berhubungan dengan konsep taman vertikal itu sendiri yang tegak lurus. Media yang terlalu berat, dikemudian hari akan membuat taman cepat rusak. Selain itu juga pilih media yang dapat menyimpan air cukup lama. Mengingat perawatan taman vertikal sedikit berbeda dengan merawat taman pada umumnya. Sebagai contoh media yang sering digunakan dalam membuat taman vertikal antara lain: gambut (peatmoss), cocopeat, sekam, perlite, pumice, rumput laut dll.

Jenis Tanaman

Jenis tanaman untuk taman vertikal adalah yang tumbuh tidak terlalu besar. Bisa juga menggunakan tanaman hias bertipe merambat. Tanaman hias yang biasa digunakan antara lain: sirih gading, tanduk menjangan, bromelia, suplir, lili paris dll.

Agar taman vertikal terlihat semakin cantik, sebaiknya pergunakan tidak hanya satu jenis tanaman hias. Anda bisa mengkombinasika jenis tanaman agar tercipta aneka bentuk dan variasi warna yang berbeda. Selain itu juga sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan taman vertikal tersebut.

Perawatan Taman Vertikal

Seperti saya sebutkan diawal, perawatan taman vertikal sedikit berbeda dengan perawatan taman pada umumnya. Untuk penyiraman bisa menggunakan sprayer atau semprot. Jika tidak taman vertikal tidak terlalu tinggi bisa dilakukan secara manual. Sedangkan untuk pemupukan taman vertikal bisa dilakukan dengan sistem infus atau dosing unit.

Demikian seidikit catatan dan tips dalam membuat taman vertikal pada rumah minimalis. Semoga bermanfaat.
Share: